Luka Modric keluar sebagai pemenangan Ballon d'Or tahun ini. Bintang Real Madrid asal Kroasia itu seperti diberitakan oleh skysports.com (03/12/2018) berhasil mematahkan dominasi duo Ronaldo dan Lionel Messi yang bergantian menguasai Ballon d'Or selama lebih dari satu dekade.
Sumber : Pihak ketiga
Namun kemenangan Modric bukan tanpa drama, mengingat Ronaldo dan Messi yang berhasil dikalahkan Modric menolak untuk hadir dalam acara tersebut.
Bahkan Ronaldo seperti diberitakan oleh tuttosport.com (03/12/2018) menyebut pemilihan Ballon d'Or tahun ini dipenuhi kecurangan dan permainan mafia.
Tapi apakah benar tuduhan Ronaldo itu?
Lima hari setelah penetapan Modric sebagai pemenang Ballon d'Or keluar fakta mengejutkan.
Diberitakan oleh thesun.co.uk (08/12/2018) seorang wartawan bernama Toimimou Abdou dari negara Comores menyebut juri bernama Abdou Boina yang mewakili negaranya di Ballon d'Or tidak nyata. Bahkan wartawan itu menyebut albaladcomores.com situs yang disebut tempat Boina bekerja sudah tutup sejak 6 tahun yang lalu.
Tapi Ronaldo tidak bisa senang dulu dengan penemuan fakta ini, karena sebuah fakta lain mengikuti fakta yang terkuak ini. Fakta yang juga diberitakan oleh media yang sama menyebut Abdou Boina dari Albalad Comores sudah 17 tahun menjadi juri untuk Ballon d'Or. Dengan kata lain, keabsahan Ballon d'Or di tahun-tahun sebelumnya di mana Ronaldo sempat beberapa kali menjadi pemenang juga menjadi diragukan.
Sumber : http://tz.ucweb.com/12_4xbSl

