Para dalang pengaturan skor sepertinya tak pernah takut meskipun sudah terungkap semenjak terpaparkan di Mata Najwa Trans7 beberapa waktu lalu. Nyatanya klub liga 1 pun mulai dijamahnya. Mereka menawarkan Rp400 juta kepada pemain dan meminta rekannya untuk dipilih sebagai partner untuk tampil buruk dan kalah.
Sumber : Pihak ketiga
Seperti dilansir dari Tribunbatam.id (3/12/2018) adalah Sriwijaya FC melaporkan kejadian tersebut kepada PSSI. Manager Sriwijaya membawa bukti percakapan antara kapten Sriwijaya FC Yuu Hyunkoo dengan orang yang coba menyuapnya. Yuu Hyunkoo ditawari uang Rp 400 juta agar mengalah pada pertandingan terakhirnya melawan Arema FC.
“Kami menjaga pemain dengan memberikan motivasi untuk mencegah pengaruhnya terhadap mereka. Katanya ini juga sudah sampai ke Pak Joko, Plt Ketua PSSI, karena saya sampaikan jelas semua rekaman tulisan tawaran dari mereka,” kata Ucok Hidayat.
Kondisi Sriwijaya FC sendiri sangat kritis. Jika dipertandingan terakhirnya kalah maka Laskar Wong Kito harus merasakan liga 2 musim depan. Ucok Hidayat pun berisiatif melakukan penyelamatan yang mereka namakan tim SAR dalam artian penyelamat Sriwijaya FC. Caranya dengan menyiapkan bonus besar kepada para pemain.
Hal itu dilakukan hanya untuk melecut semangat para pemain agar berjuang keras untuk tidak terdegradasi dari Liga 1 musim depan.
Sumber : http://tz.ucweb.com/12_4s69q

