Kekalahan telah 3-1 atas Liverpool di Anfield pada Minggu malam tampaknya menjadi salah satu alasan kuat bagi Manchester United untuk memecat Jose Mourinho dari kursi kepelatihan di kubu Old Trafford.
Sumber : Pihak ketiga
Setan Merah nyaris tak mampu memberikan perlawanan berarti pada agresifitas tim tuan rumah yang memborbardir gawang mereka, dan akhirnya dua gol dari Xherdan Shaqiri dalam tempo sembilan menit di pertengahan babak kedua bersarang ke dalam gawang David de Gea.
Jose Mourinho dan pasukannya pulang ke Manchester dengan memikul beban selisih 19 poin di bawah sang pemuncak klasemen, sekaligus rival bebuyutan The Reds, yang berimbas pada diberhentikannya masa kerja sang pelatih Portugal yang telah berjalan dua setengah tahun.
Ada banyak masalah yang harus dihadapi oleh Mourinho di Old Trafford, di mana ia terlibat peperangan melawan beberapa pemainnya sendiri, juga secara terbuka mengkritik Ed Woodward dan bahkan para fans yang tidak menyukai gaya bermainnya.
Mourinho menepikan Paul Pogba di bangku cadangan dan sama sekali tak menurunkannya selama 90 menit, bahkan ia mengubah taktik dari lima bek di lini belakang menjadi empat pada paruh waktu, tapi semua tak berjalan sesuai dengan harapan.
Dilansir dari Daily Mirror (18/12/2018), wakil ketua eksekutif United, Woodward, memutuskan untuk mencari tahu bagaimana perasaan para pemain usai pertandingan, dan mengadakan pertemuan dengan skuad pada hari Senin untuk mengetahui perasaan mereka secara jujur.
Dan itu tidak berjalan dengan baik bagi Mourinho, di mana mayoritas skuad merasa bos berusia 55 tahun itu tidak memberikan perkembangan kepada tim, termasuk Pogba, Marcus Rashford, Juan Mata dan Marouane Fellaini - yang secara luas dianggap sebagai 'Anak Emas' Mourinho.
Namun demikian, ada dua pemain yang masih berharap Mou lanjut menukangi MU; yakni gelandang bertahan Nemanja Matic dan striker Romelu Lukaku yang berjanji setia kepada manajer.
Itu sepenuhnya dapat dimaklumi, mengingat menurut laporan dari Sport Bible (19/12/2018), beberapa pemain kesal lantaran Mourinho sama sekali tak melakukan perubahan kepada peran Matic, kendati sang pemain tidak berada dalam performa terbaiknya.
Lukaku sendiri berada di bawah kritikan tajam dan sempat ditinggalkan oleh manajer tetapi pada saat yang bersamaan, bomber internasional Belgia pasti lebih terlindungi dari pemain yang lain di dalam skuad.
Anthony Martial, Alexis Sanchez, Luke Shaw, Pogba, Rashford dan Eric Bailly pun pernah terlibat perselisihan dan mencibir Mourinho, jelang masa-masa terakhir sang mantan manjer di Old Trafford.
Tentu saja, ada kemungkinan bahwa beberapa pemain bahkan akan merasa senang saat ini, ketika Mourinho tak lagi bertanggung jawab mengasuh mereka. Martial dan De Gea belum menandatangani kontrak baru di Old Trafford, dan kemungkinan masa depan mereka terkait dengan masa bakti eks bos Real Madrid.
Pemain United dan penggemar sama-sama akan berharap bahwa Ole Gunnar Solskjaer akan membawa faktor perubahan ke arah yang positif. Sedangkan bagi Mourinho sendiri, pastinya masih akan mencoba peruntungannya di klub maupun negara lain, di mana Inter Milan dan El Real mungkin masih membuka pintu mereka.
Sumber : http://tz.ucweb.com/12_4IHz2

